Benarkah Ada "Gen Selingkuh" yang Bisa Diwariskan?

Kesehatan

admin Monday, 27 July 2026

thumbnail

Mengenal DRD4-7R

Gen yang dimaksud adalah DRD4, gen yang berperan dalam sistem dopamin — zat kimia di otak yang berkaitan dengan rasa senang, motivasi, dan penghargaan (reward). Salah satu variannya, yang dikenal dengan DRD4-7R, telah menjadi objek penelitian di bidang genetika perilaku selama lebih dari satu dekade.

Beberapa studi menemukan bahwa individu dengan varian DRD4-7R cenderung menunjukkan beberapa karakteristik berikut:

  • Menyukai tantangan dan pengalaman baru
  • Cenderung lebih impulsif
  • Mudah bosan dengan rutinitas
  • Memiliki kecenderungan novelty seeking yang lebih tinggi

Pada sebagian individu, karakteristik ini juga dikaitkan dengan kemungkinan lebih tinggi untuk melakukan perselingkuhan atau perilaku seksual tanpa komitmen, seperti yang dilaporkan dalam studi Garcia et al. (2010).

Apakah Gen Ini Bisa Diwariskan?

Jawabannya: ya, secara biologis, varian DRD4 memang bisa diturunkan dari orang tua ke anak, sebagaimana gen-gen lainnya.

Namun, penting untuk diluruskan: yang diwariskan bukan "perilaku selingkuh", melainkan kecenderungan biologis seperti:

  1. Sensation seeking — dorongan untuk mencari sensasi
  2. Novelty seeking — ketertarikan pada hal-hal baru
  3. Respons terhadap reward — cara otak merespons stimulus yang menyenangkan

Apakah kecenderungan ini kemudian berkembang menjadi perilaku tertentu, itu adalah cerita yang jauh lebih kompleks — dan sangat dipengaruhi oleh pola asuh, lingkungan sosial, nilai hidup, serta kontrol diri seseorang (Eisenberg et al., 2015).

Gen Bukan Takdir

Ini bagian yang paling penting untuk dipahami: memiliki varian DRD4-7R tidak berarti seseorang "pasti" akan selingkuh.

Genetika memberikan gambaran tentang kecenderungan, bukan kepastian. Faktor lingkungan, pengalaman hidup, komunikasi dalam hubungan, dan kesadaran diri tetap memegang peran besar dalam membentuk perilaku seseorang.

Justru dengan mengenali profil genetik diri sendiri, seseorang bisa lebih memahami kecenderungan alaminya — dan belajar mengelolanya dengan lebih sadar, bukan menjadikannya alasan atau pembenaran atas suatu perilaku.

Ingin Tahu Profil Genetikmu?

Rasa penasaran soal kecenderungan genetik diri sendiri kini bisa dijawab lewat Wander Gen dari Widya Genomic. Melalui tes ini, kamu dapat mengetahui berbagai karakteristik genetik — termasuk analisis varian DRD4-7R — dengan proses yang mudah:

  • Pengambilan sampel sederhana dan tidak invasif
  • Diproses di laboratorium terpercaya
  • Hasil dilengkapi interpretasi yang mudah dipahami

Karena mengenal diri sendiri berdasarkan data ilmiah, selalu lebih baik daripada sekadar menebak-nebak.

[CTA: Pelajari Wander Gen di sini →] (tautan menuju halaman produk)


Referensi Jurnal

  • Garcia JR, MacKillop J, Aller EL, et al. Associations between Dopamine D4 Receptor Gene Variation with Both Infidelity and Sexual Promiscuity. PLoS ONE. 2010;5(11):e14162.
  • Eisenberg DTA, Campbell B, Gray PB, Sorenson MD. Self-Reported Sexual Behavioral Interests and Polymorphisms in the Dopamine Receptor D4 (DRD4) Exon III VNTR in Heterosexual Young Adults. Archives of Sexual Behavior. 2015.

Disclaimer: Artikel ini bertujuan sebagai edukasi. Keberadaan varian DRD4-7R tidak menentukan seseorang akan melakukan perselingkuhan. Perilaku manusia dipengaruhi oleh kombinasi faktor genetik, lingkungan, pola asuh, pengalaman hidup, dan nilai pribadi.

Rekomendasi untuk Anda

Kesehatan
08 January 2026
Ingin Tahu Bagaimana Atlet Indonesia Dap...
Pada Olimpiade Paris 2024, Indonesia diwakili oleh atlet-atlet terbaik seperti Anthony Sinisuka Ginting, Gregoria Mariska Tunjung, Rio ...
Kesehatan
25 November 2025
Seberapa Penting Tes Genetik Terhadap Ke...
Tes genetik & epigenetik bantu baca risiko penyakit dan usia biologis, sehingga langkah pencegahan bisa lebih tepat dan personal untuk ...
Kesehatan
03 January 2025
Kenali Risiko Penyakit Paru Obstruktif K...
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) kini menjadi perhatian utama di kalangan kesehatan global. Menurut data WHO, PPOK menempati posi...