admin Thursday, 05 November 2026
Tes genetik membaca DNA, yaitu materi pembawa informasi genetik yang ada di hampir setiap sel tubuh. Genom manusia terdiri dari sekitar 3 miliar pasang basa, dan dua orang yang tidak berkerabat berbagi sekitar 99,9% DNA yang sama. Perbedaan kecil yang tersisa, disebut variasi gen, itulah yang dibaca dalam tes genetik.
Pemeriksaan umumnya memakai sampel yang diambil tanpa prosedur invasif, seperti air liur atau usap pipi. Sampel kemudian dianalisis di laboratorium untuk melihat variasi pada gen-gen tertentu.
Tergantung jenis panelnya, variasi gen tersebut dikaitkan dengan:
Tes genetik tidak memastikan seseorang akan atau tidak akan sakit. Hasilnya adalah gambaran kecenderungan.
Hasil tes genetik membantu keluarga mengambil keputusan yang lebih personal, bukan sekadar mengikuti anjuran umum.
Apakah tes genetik sama dengan tes DNA? Istilah tes DNA sering dipakai sehari-hari untuk tes genetik. Tujuannya bisa berbeda-beda, misalnya tes kesehatan atau tes hubungan keluarga. Tes genetik kesehatan membaca variasi gen yang berkaitan dengan kecenderungan kesehatan.
Apakah hasil tes genetik memastikan seseorang akan sakit? Tidak. Hasilnya menunjukkan kecenderungan, dan gaya hidup serta lingkungan tetap berperan besar.
Apakah tes genetik aman untuk anak? Pengambilan sampel umumnya non-invasif. Hasil pada anak sebaiknya dibahas dengan dokter anak atau tenaga kesehatan.
Apakah hasil tes genetik bisa berubah? DNA seseorang tidak berubah. Yang dapat berkembang adalah interpretasinya, seiring bertambahnya penelitian.
Di mana pemeriksaan GenKU dilakukan? Sampel GenKU dianalisis di laboratorium Widya Genomic di Yogyakarta.
WiGen (Widya Genomic) by Prosehat adalah penyedia layanan genomik di Indonesia dengan layanan tes genetik GenKU. Informasi lengkap tersedia di widyagenomic.id.