Ingin Anak Tumbuh Sehat Jangka Panjang? Dua Tes Kesehatan Ini Perlu Dipertimbangkan Orang Tua

Kesehatan

admin Thursday, 05 February 2026

thumbnail


Banyak orang tua baru membawa anak ke fasilitas kesehatan saat anak sudah sakit. Padahal, menjaga kesehatan anak bukan hanya soal mengobati, tetapi juga mencegah sejak dini. Dengan pendekatan yang tepat, orang tua bisa memahami kondisi anak lebih menyeluruh, mulai dari pertumbuhan, alergi, hingga potensi kesehatan jangka panjang. Inilah mindset baru yang perlu dimiliki orang tua masa kini.

Anak Terlihat Sehat Belum Tentu Baik-Baik Saja: Pentingnya Memantau Tumbuh Kembang dan Alergi Sejak Dini

Pertumbuhan anak tidak bisa hanya dinilai dari kesan “kelihatan sehat” atau terlihat aktif bermain. Ada berbagai indikator penting yang perlu dipantau secara rutin, seperti berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, serta pola kenaikan pertumbuhan dari waktu ke waktu. Pemantauan ini membantu orang tua mengetahui apakah pertumbuhan anak sudah sesuai dengan usianya atau justru mengarah pada kondisi tertentu, seperti underweight, overweight, hingga potensi stunting.

Selain pertumbuhan, kondisi kesehatan anak juga dapat tercermin dari keluhan-keluhan yang muncul berulang. Tidak sedikit anak yang mengalami kulit sering merah dan gatal, sakit perut setelah makan, atau reaksi tertentu ketika terpapar benda maupun bahan tertentu. Keluhan seperti ini kerap dianggap wajar dan akan hilang dengan sendirinya, padahal bisa menjadi tanda alergi yang perlu dikenali sejak dini.

Melalui tes alergi, orang tua dapat mengetahui pemicu alergi anak secara lebih pasti. Tidak hanya berkaitan dengan makanan, pemicu alergi juga bisa berasal dari bahan seperti lateks, nikel, hingga kandungan tertentu dalam produk perawatan bayi. Dengan informasi yang lebih jelas, orang tua dapat menyesuaikan lingkungan, pola makan, dan penggunaan produk sehari-hari agar lebih aman bagi anak, sekaligus membantu mencegah keluhan berulang di kemudian hari.

Tes Genomik GenKU: Sekali Tes, Manfaat Jangka Panjang

Selain memantau tumbuh kembang dan mengenali alergi sejak dini, kini orang tua dapat menggunakan pendekatan yang lebih menyeluruh melalui tes genomik GenKU. Tes ini cukup dilakukan satu kali seumur hidup menggunakan sampel air liur, dan memberikan gambaran genetik anak yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Melalui tes GenKU, orang tua dapat mengetahui berbagai informasi penting, mulai dari risiko penyakit degeneratif di masa depan, kecenderungan berbagai jenis alergi, cara tubuh memproses nutrisi seperti zat besi, kalsium, dan vitamin tertentu, hingga profil kebugaran serta respons tubuh terhadap gaya hidup. Dengan informasi ini, orang tua tidak hanya memahami kondisi anak saat ini, tetapi juga dapat menyusun strategi kesehatan yang lebih terarah sejak dini.

Hasil tes GenKU juga dilengkapi dengan panduan lanjutan berupa rekomendasi pola makan berbasis nutrigenomik, arahan gaya hidup sesuai profil genetik anak, serta konsultasi dengan dokter atau pakar genetik untuk membantu memahami hasil secara menyeluruh. Pendekatan ini membantu orang tua mengambil keputusan yang lebih tepat, bukan sekadar mengikuti tren atau rekomendasi umum.

Klik Untuk Konsultasi Kesehatan & Genetik

Sebagai pilihan yang fleksibel, GenKU juga menyediakan mini tes yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga:

🧬GenKU Life Booster

Fokus pada:

  • Kebutuhan nutrisi harian dan kecenderungan kekurangan vitamin atau mineral tertentu

  • Profil kebugaran dan metabolisme tubuh

  • Respons tubuh terhadap kafein dan kebiasaan sehari-hari

🧬GenKU Health Track

Fokus pada:

  • Risiko penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung, dan gangguan ginjal

  • Kecenderungan berbagai jenis alergi

  • Informasi kesehatan kulit berdasarkan faktor genetik

Dengan pilihan ini, orang tua dapat menentukan analisis yang paling relevan untuk mendukung kesehatan anak dan keluarga secara lebih tepat dan berkelanjutan.

Rekomendasi untuk Anda

Kesehatan
03 January 2025
Pace of Aging ala Bryan Johnson: Rahasia...
Bryan Johnson menerapkan gaya hidup yang sangat disiplin dan berfokus pada kesehatan dan kebugaran. Ia melakukan serangkaian tes dan an...
Kesehatan
19 January 2026
Pertama di Indonesia, Tes Epigenetik Ber...
Usia kronologis tidak selalu mencerminkan kondisi kesehatan tubuh. Melalui ilmu epigenetika dan analisis metilasi DNA, usia biologis ki...
Kesehatan
11 October 2024
Usia KTP menginjak 50th, Tapi Usia Sel 1...
Pelajari tips awet muda dari Bryan Johnson, seorang pengusaha yang berhasil memperlambat penuaan biologis hingga usia selnya setara 18 ...