Kenapa kurang tidur bisa mempercepat proses penuaan?

Salah satu ketakutan terbesar manusia adalah menjadi tua atau mengalami penuaan. Sayangnya, kerusakan lingkungan dan gaya hidup kurang sehat di era modern ini justru mempercepat proses ini.

Salah satu kebiasaan buruk yang dilakukan oleh masyarakat hari ini adalah begadang alias tidur larut malam. Menurut para pakar kesehatan, orang dewasa perlu tidur selama minimal 7 jam untuk menjaga kesehatan. Bagaimana pengaruh kurangnya waktu tidur terhadap proses penuaan?

Dalam sebuah studi yang dilaksanakan oleh para peneliti dari University of California Los Angeles (UCLA), ditemukan bahwa kurang tidur semalam saja, bisa mengaktifkan gen tertentu yang terekspresi pada PBMC. Apa itu PBMC (peripheral blood mononuclear cells)?

PBMC adalah sel darah yang memiliki inti bulat, terdiri atas limfosit dan monosit. Sel PBMC merupakan indikator untuk mengetahui jumlah sel imun yang terdapat dalam tubuh manusia.

“Data kami mendukung hipotesis bahwa kurang tidur akan mengaktifkan mekanisme biologis yang mempercepat proses penuaan.” Demikian yang dikatakan oleh Judith Caroll dari UCLA yang memimpin penelitian ini.

Penggunaan gawai yang berlebihan pada malam hari merupakan salah satu faktor yang memicu berkurangnya waktu tidur. Pancaran cahaya biru dari gawai akan memaksa sel-sel tertentu di belakang kelopak mata untuk senantiasa terbuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *