Kenapa Konsumsi Gula Berlebihan Mempercepat Proses Penuaan?

 Untuk menunjang berbagai aktivitas fisik, kita membutuhkan makanan sebagai sumber tenaga dan jenis makanan yang paling banyak memberikan tenaga adalah gula. Inilah alasan yang membuat gula begitu berharga di era manusia purba. Sayangnya, di era modern yang kondisinya sudah jauh berbeda, kita masih memiliki preferensi yang sama untuk menggemari makanan bergula. Kenapa kita perlu mengubah kecenderungan ini?

Dulu, semua manusia bekerja dengan mengandalkan fisiknya, inilah alasan kenapa mereka membutuhkan banyak gula. Sekarang, dengan berbagai kemajuan teknologi, aktivitas fisik kita sudah jauh berbeda dibandingkan mereka, begitu pula jumlah gula yang seharusnya masuk ke tubuh kita.

Konsumsi gula yang berlebihan tak hanya berdampak buruk terhadap berat badan dan berbagai penyakit yang diturunkan. Lebih dari itu, kelebihan gula di tubuh akan membuat kita lebih cepat tua. Menurut Dr. Ajay Kumar Ajmani, konsumsi gula yang berlebihan akan menyebabkan hiperglikemia yang meningkatkan aktivitas stres oksidatif dan tanda-tanda inflamasi yang menyebabkan kerusakan pada mitokondria dan DNA.

Masih menurut Dr. Ajmani, kadar gula yang tinggi akan memicu glikasi pada protein yang memicu pembentukan advanced glycation end products (AGEs) yang menyebabkan kerusakan fungsional dan struktural pada organ sehingga mempercepat proses penuaan. Hal ini terjadi pada semua organ baik mata, ginjal, saraf, dan jantung.

Menurut Leslie Baumann yang merupakan seorang cosmetic dermatologist, proses glikasi akan merusak kolagen dan protein elastin sehingga memunculkan garis-garis, kerutan dan lipatan serta mengendurkan kulit.

Dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh Elissa Epel dari University of California San Francisco dengan melibatkan 5300 orang dewasa selama 5 tahun, ditemukan bahwa telomer pada sel darah putih milik peminum soda lebih pendek dibanding mereka yang tidak minum soda. Sebagai tambahan informasi, semakin pendek telomer akan melemahkan kemampuan sel untuk regenerasi sehingga meningkatkan resiko penyakit dan kematian dini.

Dengan mengetahui fakta ini, mulai dari sekarang, kita perlu memberikan lebih banyak perhatian terhadap makanan, khususnya yang mengandung banyak gula demi hidup yang lebih lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *